[This sermon was delivered on the Ninth Day of Dhul-Hijjah 10 A.H. in the 'Uranah valley of Mount Arafat' in Mecca.]
After praising and thanking Allah the Prophet (saws) said:
“O People, lend me an attentive ear, for I know not whether after this year I shall ever be amongst you again. Therefore listen to what I am saying very carefully and take these words to those who could not be present here today.
O People, just as you regard this month, this day, this city as Sacred, so regard the life and property of every Muslim as a sacred trust. Return the goods entrusted to you to their rightful owners. Hurt no one so that no one may hurt you. Remember that you will indeed meet your Lord, and that he will indeed reckon your deeds. Allah has forbidden you to take usury (interest), therefore all interest obligations shall henceforth be waived. Your capital is yours to keep. You will neither inflict nor suffer any inequity. Allah has judged that there shall be no interest and that all the interest due to Abbas ibn ‘Abd’al Muttalib [the Prophet's uncle] be waived.
Every right arising out of homicide in pre-islamic days is henceforth waived and the first such right that i waive is that arising from the murder of Rabiah ibn al Harithibn.
O People, the unbelievers indulge in tampering with the calender in order to make permissible that which Allah forbade, and to forbid that which Allah has made permissible. With Allah the months are twelve in number. Four of them are holy, three of these are successive and one occurs singly between the months of Jumada and Shaban.
Beware of Satan, for the safety of your religion. He has lost all hope of that he will be able to lead you astray in big things, so beware of following him in small things.
O People, it is true that you have certain rights with regard to your women but they also have rights over you. Remember that you have taken them as your wives only under Allah’s trust and with His permission. If they abide by your right, then to them belongs the right to be fed and clothed in kindness. Do treat your women well and be kind to them for they are your partners and committed helpers. And it is your right that they do not make friends with anyone of whom you do not approve, as well as never to be unchaste. O People, listen to me in earnest, worship Allah, say your five daily prayers, fast during the month of Ramadhan, and give your wealth in Zakat. Perform Hajj if you can afford to.
All mankind is from Adam and Eve, an Arab has no superiority over a non-Arab nor a non-Arab has any superiority over an Arab; also a white has no superiority over a black nor a black has any superiority over a white – except by piety and good action. Learn that every Muslim is a brother to every Muslim and that the Muslims constitute one brotherhood. Nothing shall be legitimate to a Muslim which belogs to a fellow Muslim unless it was given freely and willingly. Do not therefore do injustice to yourselves. Remember one day you will meet Allah and answer your deeds. So beware: do not stray from the path of righteousness after I am gone.
O People, no prophet or apostle will come after me, and no new faith will be born. Reason well, therefore, O People, and understand my words which I convey to you. I leave behind me two things, the Qur’an and my Sunnah and if you follow these you will never go astray.
All those who listen to me shall pass on my words to others and those to others again; and may the last ones understand my words better than those who listen to me directly. Be my witness, O Allah, that I have conveyed Your message to Your people.”
Followers
Monday, 4 April 2011
Sesungguhnya WANITA Itu CANTIK oleh "kata2 hikmah"
pada pada 29hb Mac 2011 pukul 12.17 ptg
Ada cara yang mudah dan murah untuk membuat perempuan cantik, meskipun secara fisik mereka kurang menarik. Yang pertama kali harus dilakukan adalah mendefinisikan kembali makna cantik tersebut. Cantik bukan masalah fisik semata. Kecantikan sejati juga bisa diraih dengan memaknakan kecantikan sebagai berikut:
1. Kecantikan perempuan ada dalam iman taqwanya yang menyejukkan mata kaum laki-laki.
Seorang perempuan yang menghias jasmaninya dengan iman dan taqwa akan memancarkan cahaya surga. Dengan kepatuhannya menjalankan ibadah, ia akan memesona.Yang kuasa akan memberikannya kecantikan abadi, magnet alami. Tak perlu kosmetik, parfum atau penampilan berlebih, laki-laki akan tertarik padanya.
2. Kecantikan perempuan ada pada kehangatan sikapnya yang mampu menggetarkan sensifitas dan kecintaan pria.
Secara umum laki-laki memang responsif terhadap perempuan yang bagus fisiknya. Tapi ketertarikan itu tak kekal, bisa membuat laki-laki bosan. Kehangatan kasih sayang dan cinta kasih yang tuluslah yang akan membuat sang pria nyaman berada di sisinya. Tak bisa melupakannya.
3. Kecantikan Perempuan ada pada kelembutan sikapnya
Kelembutan bukan berarti lembek dan manja. Kelembutan seperti roti. Meskipun sedikit, tapi mengenyangkan. Dari toko roti manapun roti berasal, ia tetap lembut. Jadi perempuan dari suku manapun bisa tetap lembut, pada pasangannya, pada anak-anaknya. Asalkan ia mau berusaha.
4. Kecantikan perempuan berada dalam pandangannya yang teduh dan suaranya yang hangat.
Walau mata tak seindah bintang kejora, setiap perempuan bisa memiliki mata embun. Teduh. Sejuk. Tak gampang emosi. Menyikapi tingkah laku sekitarnya secara bijak. Ia selau berprasangka baik. Perkatannya bukan pisau yang menikam. Perkataannya adalah bara yang menyalakan semangat di dada. Tak ada kata sia-sia yang terucap dari bibirnya.
5. Kecantikan perempuan berada dalam senyumannya yang menambah kecantikannya dan membuat gembira hati orang yang melihatnya.
Senyum adalah sedekah. Murah senyum tanpa bermaksud menggoda apalagi berlebihan bisa membuat wajah indah. Meskipun berwajah rupawan, tapi jika malas tersenyum, hanya aura negatif yang akan ditangkap oleh orang-orang di sekitarnya
6. Kecantikan perempuan berada pada intelektualitasnya
Ukuran intelektual bukan pada gelar sarjananya atau di mana ia pernah menuntut. Banyak ilmu-ilmu yang bisa dipungut dari sekitar, yang membuat si perempuan mejadi cerdas. Kehidupan adalah sekolah yang tak pernah tamat sebelum ajal menjelang. Tak ada sekolah untuk menjadi istri yang baik. Tak ada universitas yang melahirkan ibu yang baik. Ruang dan waktulah yang akan menempa perempuan menjadi istri dan ibu yang baik.
7. Kecantikan perempuan berada pada seberapa jauh pengetahuannya akan tanggung jawabnya terhadap keluarga, rumah, anak-anak , masyarakat dan umat manusia.
Perempuan adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Seberapa jauh pengetahuan seorang perempuan akan terlihat dari tingkah laku keluarganya. Ia selalu berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitarnya. Mengambil peran penting dalam rangka memperbaiki lingkungan. Lihatlah laki-laki sukses di jagat raya. Dibalik kesuksesannya, pasti ada perempuan tangguh yang menemaninya. Menjadi pendukung nomor satu, tempat kembali saat sang pahlawan lelah berjuang.
8. Kecantikan perempuan berada pada kemampuan dan keinginannya untuk memberi.
Orang bisa miskin harta, tapi ia bisa kaya hati. Selalu memberi, tanpa mengharap imbalan yang berarti. Ia senang ketika orang lain senang. Ia sedih ketika orang lain sedih. Kemurahan hatinya membuat wajahnya bersinar. Membuat ia selalu dirindukan, meskipun sosoknya biasa-biasa saja.
Sahabatku...
Kecantikan-kecantikan ini sifatnya abadi.
Akan dikenang meskipun si perempuan telah tiada.
Tidak seperti kecantikan lahiriah yang sementara.
Setelah tua, ketika senja menyapa, ia tak menarik lagi.
Manakah yang akan Anda pilih?
Kecantikan sementara atau kecantikan abadi?
(oleh Zafiruddin Ziyaad )
Ada cara yang mudah dan murah untuk membuat perempuan cantik, meskipun secara fisik mereka kurang menarik. Yang pertama kali harus dilakukan adalah mendefinisikan kembali makna cantik tersebut. Cantik bukan masalah fisik semata. Kecantikan sejati juga bisa diraih dengan memaknakan kecantikan sebagai berikut:
1. Kecantikan perempuan ada dalam iman taqwanya yang menyejukkan mata kaum laki-laki.
Seorang perempuan yang menghias jasmaninya dengan iman dan taqwa akan memancarkan cahaya surga. Dengan kepatuhannya menjalankan ibadah, ia akan memesona.Yang kuasa akan memberikannya kecantikan abadi, magnet alami. Tak perlu kosmetik, parfum atau penampilan berlebih, laki-laki akan tertarik padanya.
2. Kecantikan perempuan ada pada kehangatan sikapnya yang mampu menggetarkan sensifitas dan kecintaan pria.
Secara umum laki-laki memang responsif terhadap perempuan yang bagus fisiknya. Tapi ketertarikan itu tak kekal, bisa membuat laki-laki bosan. Kehangatan kasih sayang dan cinta kasih yang tuluslah yang akan membuat sang pria nyaman berada di sisinya. Tak bisa melupakannya.
3. Kecantikan Perempuan ada pada kelembutan sikapnya
Kelembutan bukan berarti lembek dan manja. Kelembutan seperti roti. Meskipun sedikit, tapi mengenyangkan. Dari toko roti manapun roti berasal, ia tetap lembut. Jadi perempuan dari suku manapun bisa tetap lembut, pada pasangannya, pada anak-anaknya. Asalkan ia mau berusaha.
4. Kecantikan perempuan berada dalam pandangannya yang teduh dan suaranya yang hangat.
Walau mata tak seindah bintang kejora, setiap perempuan bisa memiliki mata embun. Teduh. Sejuk. Tak gampang emosi. Menyikapi tingkah laku sekitarnya secara bijak. Ia selau berprasangka baik. Perkatannya bukan pisau yang menikam. Perkataannya adalah bara yang menyalakan semangat di dada. Tak ada kata sia-sia yang terucap dari bibirnya.
5. Kecantikan perempuan berada dalam senyumannya yang menambah kecantikannya dan membuat gembira hati orang yang melihatnya.
Senyum adalah sedekah. Murah senyum tanpa bermaksud menggoda apalagi berlebihan bisa membuat wajah indah. Meskipun berwajah rupawan, tapi jika malas tersenyum, hanya aura negatif yang akan ditangkap oleh orang-orang di sekitarnya
6. Kecantikan perempuan berada pada intelektualitasnya
Ukuran intelektual bukan pada gelar sarjananya atau di mana ia pernah menuntut. Banyak ilmu-ilmu yang bisa dipungut dari sekitar, yang membuat si perempuan mejadi cerdas. Kehidupan adalah sekolah yang tak pernah tamat sebelum ajal menjelang. Tak ada sekolah untuk menjadi istri yang baik. Tak ada universitas yang melahirkan ibu yang baik. Ruang dan waktulah yang akan menempa perempuan menjadi istri dan ibu yang baik.
7. Kecantikan perempuan berada pada seberapa jauh pengetahuannya akan tanggung jawabnya terhadap keluarga, rumah, anak-anak , masyarakat dan umat manusia.
Perempuan adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Seberapa jauh pengetahuan seorang perempuan akan terlihat dari tingkah laku keluarganya. Ia selalu berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitarnya. Mengambil peran penting dalam rangka memperbaiki lingkungan. Lihatlah laki-laki sukses di jagat raya. Dibalik kesuksesannya, pasti ada perempuan tangguh yang menemaninya. Menjadi pendukung nomor satu, tempat kembali saat sang pahlawan lelah berjuang.
8. Kecantikan perempuan berada pada kemampuan dan keinginannya untuk memberi.
Orang bisa miskin harta, tapi ia bisa kaya hati. Selalu memberi, tanpa mengharap imbalan yang berarti. Ia senang ketika orang lain senang. Ia sedih ketika orang lain sedih. Kemurahan hatinya membuat wajahnya bersinar. Membuat ia selalu dirindukan, meskipun sosoknya biasa-biasa saja.
Sahabatku...
Kecantikan-kecantikan ini sifatnya abadi.
Akan dikenang meskipun si perempuan telah tiada.
Tidak seperti kecantikan lahiriah yang sementara.
Setelah tua, ketika senja menyapa, ia tak menarik lagi.
Manakah yang akan Anda pilih?
Kecantikan sementara atau kecantikan abadi?
(oleh Zafiruddin Ziyaad )
KISAH BISKUT..
Seorang wanita di lapangan terbang sedang menunggu waktu penerbangannya. Sambil menunggu, dia makan biskut yang dibelinya sebelum itu dan membaca buku cerita. Sedang dia makan dia terperasan yang lelaki disebelahnya turut mengambil biskut dari bungkusan yang sama yang terletak di sebelahnya.
Setiap keping biskut yang dia ambil lelaki itu turut mengambil sama. Di dalam hati wanita itu menyumpah-nyumpah lelaki itu. "Alangkah tak malunya lelaki ni..... dah la tak mintak dari aku.... makan sama banyak dengan aku pulak tu...Pencuri!! " rungut wanita itu dalam hati.
Dalam pada itu, lelaki itu dengan muka yang tenang terus dengan perbuatannya. Hinggalah sampai ke biskut terakhir yang terdapat dalam bungkusan itu. Wanita itu menunggu reaksi dari lelaki itu. Sambil tersenyum lelaki itu mengambil biskut yang terakhir itu lalu dipatah dua lantas memberikan separuh darinya kepada wanita itu. Wanita itu menjadi begitu marah namun dia tetap menahan dirinya dari memarahi lelaki itu.
Sambil merampas dengan kasar biskut yang separuh itu dan menunjukkan mukanya yang masam mencuka, wanita itu berkata dalam hatinya. "Berani sungguh lelaki ni. Memang muka tak malu. Pencuri besar." kata hatinya dengan marah. Kedua-dua wanita dan lelaki itu terus duduk sehingga panggilan untuk menaiki pesawat untuk wanita itu sampai. Sambil menarik nafas lega seolah baru lepas dari satu kejadian ngeri wanita itu bergerak menaiki pesawatnya.
Apabila dia sampai di tempat duduknya beliau membuka beg kecilnya untuk mengambil barang. Alangkah terkejutnya dia apabila melihat satu bungkusan biskut berada di dalam begnya dan ia masih elok belum terbuka. "Jika biskut ini ada dalam beg aku jadi bermakna biskut yang aku makan tadi..." getusnya. Ya.. .biskut yang dimakannya tadi adalah kepunyaan lelaki itu. Alangkah malunya dia atas segala tindakannya terhadap lelaki itu. Lelaki itu telah sanggup berkongsi biskut dengannya sehingga biskut yang terakhir biarpun dari awal lagi wanita itu telah menunjukkan reaksi marahnya.
Untuk meminta maaf sudah terlambat namun hatinya penuh kekesalan kerana bersifat kedekut dan tidak mahu berkongsi dengan orang lain. Kini dia menyedari bahawa dialah pencuri biskut yang sebenar.
Moral: Jangan buruk sangka dengan orang. Keindahan yang hakiki datangnya dari hati yang ikhlas bukan dari pandangan seseorang.
Setiap keping biskut yang dia ambil lelaki itu turut mengambil sama. Di dalam hati wanita itu menyumpah-nyumpah lelaki itu. "Alangkah tak malunya lelaki ni..... dah la tak mintak dari aku.... makan sama banyak dengan aku pulak tu...Pencuri!! " rungut wanita itu dalam hati.
Dalam pada itu, lelaki itu dengan muka yang tenang terus dengan perbuatannya. Hinggalah sampai ke biskut terakhir yang terdapat dalam bungkusan itu. Wanita itu menunggu reaksi dari lelaki itu. Sambil tersenyum lelaki itu mengambil biskut yang terakhir itu lalu dipatah dua lantas memberikan separuh darinya kepada wanita itu. Wanita itu menjadi begitu marah namun dia tetap menahan dirinya dari memarahi lelaki itu.
Sambil merampas dengan kasar biskut yang separuh itu dan menunjukkan mukanya yang masam mencuka, wanita itu berkata dalam hatinya. "Berani sungguh lelaki ni. Memang muka tak malu. Pencuri besar." kata hatinya dengan marah. Kedua-dua wanita dan lelaki itu terus duduk sehingga panggilan untuk menaiki pesawat untuk wanita itu sampai. Sambil menarik nafas lega seolah baru lepas dari satu kejadian ngeri wanita itu bergerak menaiki pesawatnya.
Apabila dia sampai di tempat duduknya beliau membuka beg kecilnya untuk mengambil barang. Alangkah terkejutnya dia apabila melihat satu bungkusan biskut berada di dalam begnya dan ia masih elok belum terbuka. "Jika biskut ini ada dalam beg aku jadi bermakna biskut yang aku makan tadi..." getusnya. Ya.. .biskut yang dimakannya tadi adalah kepunyaan lelaki itu. Alangkah malunya dia atas segala tindakannya terhadap lelaki itu. Lelaki itu telah sanggup berkongsi biskut dengannya sehingga biskut yang terakhir biarpun dari awal lagi wanita itu telah menunjukkan reaksi marahnya.
Untuk meminta maaf sudah terlambat namun hatinya penuh kekesalan kerana bersifat kedekut dan tidak mahu berkongsi dengan orang lain. Kini dia menyedari bahawa dialah pencuri biskut yang sebenar.
Moral: Jangan buruk sangka dengan orang. Keindahan yang hakiki datangnya dari hati yang ikhlas bukan dari pandangan seseorang.
CaNt!K daN KeCaNt!KaN..
"Boleh saya melihat bayi saya?" pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Doktor yang menunggunya segera berpaling memandang ke arah luar jendela hospital. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga!
Waktu membuktikan bahawa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk.
Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu yang menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak berkata, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh."
Anak lelaki itu meningkat dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Dia pun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan,"Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?" Namun dalam hati ibu merasa kasihan dengannya.
Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang doktor yang mampu menyambungkan telinga untuknya. "Saya percaya saya boleh memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendermakan telinganya," kata doktor.
Kemudian orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mahu mendermakan telinga pada mereka. Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, "Nak, seseorang yang tak ingin dikenali telah bersedia mendermakan telinganya padamu. Kami harus segera membawamu ke hospital untuk dilakukan pembedahan. Namun, semua ini sangatlah rahsia." kata sang ayah.
Operasi pembedahan berjalan dengan jayanya. Seorang lelaki barupun lahirlah. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kegeniusan. Dia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya. Beberapa waktu kemudian dia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia menemui ayahnya, "Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya."
Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau tak kan mampu membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu."
Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahsia ini."
Tahun berganti tahun. Kedua orang tua lelaki itu tetap menyimpan rahsia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Di hari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku itu, lalu membelainya sehingga nampaklah bahawa sang ibu tidak memiliki telinga. "Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali memanjangkan rambutnya," bisik sang ayah. "Dan tak seorang pun menyedari bahawa dia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?"
Moral....
Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.
Waktu membuktikan bahawa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk.
Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu yang menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak berkata, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh."
Anak lelaki itu meningkat dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Dia pun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan,"Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?" Namun dalam hati ibu merasa kasihan dengannya.
Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang doktor yang mampu menyambungkan telinga untuknya. "Saya percaya saya boleh memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendermakan telinganya," kata doktor.
Kemudian orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mahu mendermakan telinga pada mereka. Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, "Nak, seseorang yang tak ingin dikenali telah bersedia mendermakan telinganya padamu. Kami harus segera membawamu ke hospital untuk dilakukan pembedahan. Namun, semua ini sangatlah rahsia." kata sang ayah.
Operasi pembedahan berjalan dengan jayanya. Seorang lelaki barupun lahirlah. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kegeniusan. Dia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya. Beberapa waktu kemudian dia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia menemui ayahnya, "Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya."
Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau tak kan mampu membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu."
Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahsia ini."
Tahun berganti tahun. Kedua orang tua lelaki itu tetap menyimpan rahsia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Di hari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku itu, lalu membelainya sehingga nampaklah bahawa sang ibu tidak memiliki telinga. "Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali memanjangkan rambutnya," bisik sang ayah. "Dan tak seorang pun menyedari bahawa dia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?"
Moral....
Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.
ku inginkan kamu..
Dari semua yang aku jalani bersamamu,
Ku ingin engkau jadi milikku
Ku ingin kau disampingku
Tanpa dirimu
Ku hanya manusia tanpa cinta
Dan hadirmu yang bisa membawa syurga dalam hatiku
Ku ingin engkau menjadi milikku
Aku akan mencintaimu
Menjagamu selama hidupku
Dan aku kan berjanji
Hanya kaulah yang kusayangi
Ku akan setia disini menemani..
Sentuhanmu bagaikan tangan sang dewi cinta
Yang berhiaskan bunga asmara
Dan membuatku tak kuasa
Ku ingin engkau menjadi milikku
Aku akan mencintaimu
Menjagamu selama hidupku
Dan aku kan berjanji
Hanya kaulah yang kusayangi
Ku akan setia disini menemani
Di setiap arung gerakmu
Tersimpan di hati kecilku
Bahawa dirimu terindah untukku
Selama ku masih bisa bertahan
Selama ku masih bisa bernafas
Selama Tuhan masih mengizinkan
ku ingin selalu menjagamu…
Ku ingin engkau jadi milikku
Ku ingin kau disampingku
Tanpa dirimu
Ku hanya manusia tanpa cinta
Dan hadirmu yang bisa membawa syurga dalam hatiku
Ku ingin engkau menjadi milikku
Aku akan mencintaimu
Menjagamu selama hidupku
Dan aku kan berjanji
Hanya kaulah yang kusayangi
Ku akan setia disini menemani..
Sentuhanmu bagaikan tangan sang dewi cinta
Yang berhiaskan bunga asmara
Dan membuatku tak kuasa
Ku ingin engkau menjadi milikku
Aku akan mencintaimu
Menjagamu selama hidupku
Dan aku kan berjanji
Hanya kaulah yang kusayangi
Ku akan setia disini menemani
Di setiap arung gerakmu
Tersimpan di hati kecilku
Bahawa dirimu terindah untukku
Selama ku masih bisa bertahan
Selama ku masih bisa bernafas
Selama Tuhan masih mengizinkan
ku ingin selalu menjagamu…
HARAM TETAP HARAM..!!!!!!!
COUPLE ISLAMIK..BAHAGIANYA!!!! (^_^)
Kisahnya mengenai 3 org, Syafiq, Safura dan Muhammad. Syafiq dan Safura sama-sama belajar di SAM Bestari. Beberapa lama kemudian, Syafiq jatuh hati pada keayuan Safura. Matanya mengalahkan Zinnirah. Wajahnya berseri-seri dengan cahaya keimanan. Pergh!! Cantik sangatlah jika nak diceritakan. Tetapi, Syafiq cuba tahan. Dia tidak boleh meluahkan perasaan dia pada Safura sebab nanti takut kena tangkap dengan ajk pencegah maksiat sekolah.
beberapa tahun berlalu...Akhirnya, apabila Syafiq berada di Tingkatan 5, dia sudah tidak mampu bertahan. Dia mengatur langkah dan akhirnya, Safura tewas pada pujuk rayunya. Walaubagaimanapun, mereka ini sedar yang mereka orang Islam. Islam tidak membenarkan umatnya ber’couple’. Jadi mereka berpakat yang mereka ini hendak membuat satu revolusi dalam couple. "COUPLE ISLAMIC". Asal keluar, pergi tempat terbuka. Tak mainlah tempat gelap-gelap ni. Bukan itu sahaja, Safura kena pakai tudung labuh. Syafiq pula pakai serban dan jubah. Lepas itu mereka keluar bukan membuang masa, keluar bawa Al-Quran. Berhenti di kedai makan, tadarrus lagi. Jalan pula, mana ada pegang-pegang tangan, mereka ikut cara Nabi Musa. Lelaki di depan, perempuan di belakang. Bila balik rumah, missed call pagi-pagi. Suruh qiamullail. Hah! kan Islamic punya couple tu.
Setelah setahun mengamalkan taktik sedemikian, Syafiq ditakdirkan bertemu dengan Muhammad. Ketika itu Syafiq dan Safura sedang bertadarrus di RFC. Muhammad tiba-tiba datang menghampiri mereka kerana tiada tempat duduk. Bila duduk, Muhammad bertanya, "Have you married?". "No.", jawab Safura. "So, why you sit together with this ajnabi alone here", tanya Muhammad. "Kami couple, tapi Islamic way" jawab Syafiq. Muhammad hanya tersenyum mendengar jawapan itu. Muhammad pun memulakan ceritanya.
"Aku ni muallaf. Asal dulu aku kristian. Tinggal kat Singapore. Dulu, aku suka sangat makan babi. Kalau sehari tak makan, pengsan aku. Pernah sekali mak aku terlupa beli babi, aku masuk wad malam tu. Tetapi, Alhamdulillah, Allah buka pintu hati aku untuk terima hidayah-Nya. Bila aku masuk Islam, aku dapat tahu, dalam Islam tak boleh makan babi. Aduh, pening kepala aku. Macam mana aku nak buat ni??? Seminggu aku masuk hospital lepas masuk Islam. Kalau zaman Rasulullah dulu ada peringkat-peringkat dia. Tapi aku…mana ada. Jadi, time kat hospital tu aku fikir. Akhirnya, aku jumpa satu jalan keluar. Aku nak Islamkan babi tu. Aku beli seekor anak babi. Dari kecik aku jaga dia. Seekor lalat pun aku tak bagi dekat. Setiap jam aku mandikan dia. Lepas 3 hari, aku bisikkan kat telinga dia dua kalimah syahadah. Lepas tu, tiap-tiap hari aku bagi tazkirah kat babi tu. Asal dia berak aku vacuum terus. Camnilah kehidupan aku dan babi tu buat 2 tahun. Lepas dua tahun, masa yang ditunggu-tunggu tiba. Masa untuk sembelih babi ni. Tengok-tengok babi ni takde leher. Tapi, lantaklah. Aku tibai je sebab dah 2 tahun tak makan babi ni. Lepas tu, aku pun masak la bakut teh. Tengah-tengah makan, nampak seorang ustaz tengah jalan-jalan. Muka macam lapar je. Aku pun ajak la dia makan. Ustaz!!! jom makan. Babi Islam nih.”
Bila terdengar kisah itu, Syafiq dan Safura pun sedar. Kalau benda itu haram, ia tetap haram. Yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas...
p/s : yg HARAM tetap akan HARAM walau kita cuba apa cara sekalipon untuk mengHALALkannya..peringatan untuk diri ana sendiri terutamanya....wallahualam
Kisahnya mengenai 3 org, Syafiq, Safura dan Muhammad. Syafiq dan Safura sama-sama belajar di SAM Bestari. Beberapa lama kemudian, Syafiq jatuh hati pada keayuan Safura. Matanya mengalahkan Zinnirah. Wajahnya berseri-seri dengan cahaya keimanan. Pergh!! Cantik sangatlah jika nak diceritakan. Tetapi, Syafiq cuba tahan. Dia tidak boleh meluahkan perasaan dia pada Safura sebab nanti takut kena tangkap dengan ajk pencegah maksiat sekolah.
beberapa tahun berlalu...Akhirnya, apabila Syafiq berada di Tingkatan 5, dia sudah tidak mampu bertahan. Dia mengatur langkah dan akhirnya, Safura tewas pada pujuk rayunya. Walaubagaimanapun, mereka ini sedar yang mereka orang Islam. Islam tidak membenarkan umatnya ber’couple’. Jadi mereka berpakat yang mereka ini hendak membuat satu revolusi dalam couple. "COUPLE ISLAMIC". Asal keluar, pergi tempat terbuka. Tak mainlah tempat gelap-gelap ni. Bukan itu sahaja, Safura kena pakai tudung labuh. Syafiq pula pakai serban dan jubah. Lepas itu mereka keluar bukan membuang masa, keluar bawa Al-Quran. Berhenti di kedai makan, tadarrus lagi. Jalan pula, mana ada pegang-pegang tangan, mereka ikut cara Nabi Musa. Lelaki di depan, perempuan di belakang. Bila balik rumah, missed call pagi-pagi. Suruh qiamullail. Hah! kan Islamic punya couple tu.
Setelah setahun mengamalkan taktik sedemikian, Syafiq ditakdirkan bertemu dengan Muhammad. Ketika itu Syafiq dan Safura sedang bertadarrus di RFC. Muhammad tiba-tiba datang menghampiri mereka kerana tiada tempat duduk. Bila duduk, Muhammad bertanya, "Have you married?". "No.", jawab Safura. "So, why you sit together with this ajnabi alone here", tanya Muhammad. "Kami couple, tapi Islamic way" jawab Syafiq. Muhammad hanya tersenyum mendengar jawapan itu. Muhammad pun memulakan ceritanya.
"Aku ni muallaf. Asal dulu aku kristian. Tinggal kat Singapore. Dulu, aku suka sangat makan babi. Kalau sehari tak makan, pengsan aku. Pernah sekali mak aku terlupa beli babi, aku masuk wad malam tu. Tetapi, Alhamdulillah, Allah buka pintu hati aku untuk terima hidayah-Nya. Bila aku masuk Islam, aku dapat tahu, dalam Islam tak boleh makan babi. Aduh, pening kepala aku. Macam mana aku nak buat ni??? Seminggu aku masuk hospital lepas masuk Islam. Kalau zaman Rasulullah dulu ada peringkat-peringkat dia. Tapi aku…mana ada. Jadi, time kat hospital tu aku fikir. Akhirnya, aku jumpa satu jalan keluar. Aku nak Islamkan babi tu. Aku beli seekor anak babi. Dari kecik aku jaga dia. Seekor lalat pun aku tak bagi dekat. Setiap jam aku mandikan dia. Lepas 3 hari, aku bisikkan kat telinga dia dua kalimah syahadah. Lepas tu, tiap-tiap hari aku bagi tazkirah kat babi tu. Asal dia berak aku vacuum terus. Camnilah kehidupan aku dan babi tu buat 2 tahun. Lepas dua tahun, masa yang ditunggu-tunggu tiba. Masa untuk sembelih babi ni. Tengok-tengok babi ni takde leher. Tapi, lantaklah. Aku tibai je sebab dah 2 tahun tak makan babi ni. Lepas tu, aku pun masak la bakut teh. Tengah-tengah makan, nampak seorang ustaz tengah jalan-jalan. Muka macam lapar je. Aku pun ajak la dia makan. Ustaz!!! jom makan. Babi Islam nih.”
Bila terdengar kisah itu, Syafiq dan Safura pun sedar. Kalau benda itu haram, ia tetap haram. Yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas...
p/s : yg HARAM tetap akan HARAM walau kita cuba apa cara sekalipon untuk mengHALALkannya..peringatan untuk diri ana sendiri terutamanya....wallahualam
Kita bertanya, Rasulullah menjawab =)
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang paling berilmu?
Bertaqwalah kepada Allah.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang paling kaya?
Bersederhanalah dan berasa cukup dengan rezeki yang diberikan.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang paling baik?
Berilah manfaat kepada orang lain.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang paling adil?
Kasihanilah orang lain sebagaimana dia mengasihani dirinya sendiri.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang istimewa di sisi Allah?
Banyakkanlah berzikir.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang sempurna imannya?
Perbaikilah akhlak.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang paling taat?
Tunaikanlah amalan fardhu.
#Bagaimanakah cara untuk bertemu dengan Allah dalam keadaan suci?
Mandi wajiblah dengan bersih dan sempurna.
#Bagaimanakah cara untuk bangun pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya?
Janganlah menzalimi orang lain.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang dirahmati oleh Allah?
Kasihanilah diri sendiri dan makhluk Allah yang lain.
#Bagaimanakah cara untuk mengurangkan dosa?
Banyakkanlah beristighfar.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang paling mulia?
Janganlah mengadu melainkan kepada Allah.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang murah rezekinya?
Sentiasalah berwudhu'.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi aman daripada kemurkaan Allah?
Janganlah marah kepada orang lain.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang makbul doanya?
Jauhilah daripada makan makanan yang haram atau daripada sumber yang haram.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang yang ditutupi aibnya pada hari kiamat?
Tutuplah keaiban orang lain.
#Apakah benda yang dapat menghapuskan dosa-dosa?
Air mata, patuh kepada Allah, dan sakit.
#Apakah amalan yang paling utama di sisi Allah?
Berakhlak mulia, merendah diri, sabar dengan ujian Allah, dan redha dengan Qadar dan Qadha'.
#Apakah keburukan yang paling besar di sisi Allah?
Sifat kedekut dan tamak.
#Apakah amalan yang dapat memadamkan api neraka Jahannam?
Puasa sunat.
#Apakah tempat di dunia yang paling hina di sisi Allah?
Pasar, tempat hiburan, dan tempat yang bercampur antara lelaki dan perempuan.
#Apakah tempat di dunia yang paling mulia di sisi Allah?
Masjid.
#Apakah amalan yang dapat menjadikan manusia berkasih sayang?
Menyebarkan salam.
#Apakah sifat yang dapat mengelakkan manusia daripada melakukan dosa?
Jangan berbohong.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang paling gagah dan berani?
Tahanlah kemarahan.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang dipanjangkan umur dan diberkati hidupnya?
Hubungkanlah silaturrahim dan berbaktilah kepada ibu bapa.
#Apakah suara yang paling disukai oleh Allah?
Suara ayam jantan berkokok, suara orang yang membaca Al-Quran, dan suara orang yang beristighfar.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang lebih kuat daripada bukit, besi, api, air, dan angin?
Sembunyikanlah sedekah.
p/s : kredit utk pemilik asal. syukran...
Bertaqwalah kepada Allah.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang paling kaya?
Bersederhanalah dan berasa cukup dengan rezeki yang diberikan.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang paling baik?
Berilah manfaat kepada orang lain.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang paling adil?
Kasihanilah orang lain sebagaimana dia mengasihani dirinya sendiri.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang istimewa di sisi Allah?
Banyakkanlah berzikir.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang sempurna imannya?
Perbaikilah akhlak.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang paling taat?
Tunaikanlah amalan fardhu.
#Bagaimanakah cara untuk bertemu dengan Allah dalam keadaan suci?
Mandi wajiblah dengan bersih dan sempurna.
#Bagaimanakah cara untuk bangun pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya?
Janganlah menzalimi orang lain.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang dirahmati oleh Allah?
Kasihanilah diri sendiri dan makhluk Allah yang lain.
#Bagaimanakah cara untuk mengurangkan dosa?
Banyakkanlah beristighfar.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang paling mulia?
Janganlah mengadu melainkan kepada Allah.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang murah rezekinya?
Sentiasalah berwudhu'.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi aman daripada kemurkaan Allah?
Janganlah marah kepada orang lain.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang makbul doanya?
Jauhilah daripada makan makanan yang haram atau daripada sumber yang haram.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang yang ditutupi aibnya pada hari kiamat?
Tutuplah keaiban orang lain.
#Apakah benda yang dapat menghapuskan dosa-dosa?
Air mata, patuh kepada Allah, dan sakit.
#Apakah amalan yang paling utama di sisi Allah?
Berakhlak mulia, merendah diri, sabar dengan ujian Allah, dan redha dengan Qadar dan Qadha'.
#Apakah keburukan yang paling besar di sisi Allah?
Sifat kedekut dan tamak.
#Apakah amalan yang dapat memadamkan api neraka Jahannam?
Puasa sunat.
#Apakah tempat di dunia yang paling hina di sisi Allah?
Pasar, tempat hiburan, dan tempat yang bercampur antara lelaki dan perempuan.
#Apakah tempat di dunia yang paling mulia di sisi Allah?
Masjid.
#Apakah amalan yang dapat menjadikan manusia berkasih sayang?
Menyebarkan salam.
#Apakah sifat yang dapat mengelakkan manusia daripada melakukan dosa?
Jangan berbohong.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang paling gagah dan berani?
Tahanlah kemarahan.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang dipanjangkan umur dan diberkati hidupnya?
Hubungkanlah silaturrahim dan berbaktilah kepada ibu bapa.
#Apakah suara yang paling disukai oleh Allah?
Suara ayam jantan berkokok, suara orang yang membaca Al-Quran, dan suara orang yang beristighfar.
#Bagaimanakah cara untuk menjadi insan yang lebih kuat daripada bukit, besi, api, air, dan angin?
Sembunyikanlah sedekah.
p/s : kredit utk pemilik asal. syukran...
Subscribe to:
Posts (Atom)